KULON PROGO, LINGKAR.NEWS – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Pengasih melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) realisasi Dana Desa di Kalurahan Margosari, Kabupaten Kulon Progo, pada Kamis (5/11/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan fisik maupun non-fisik yang bersumber dari Dana Desa berjalan optimal, tepat waktu, dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelum memasuki akhir tahun anggaran.
Kegiatan monev yang berlangsung di kantor Pemerintah Kalurahan Margosari ini difokuskan pada pemeriksaan progres pelaksanaan kegiatan serta verifikasi kelengkapan administrasi.
Pendamping Lokal Desa (PLD) menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir tahun yang berpotensi menimbulkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).
“Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini diharapkan Pemerintah Kalurahan dapat lebih optimal dalam merealisasikan Dana Desa, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat dan pembangunan di Kalurahan dapat berjalan sesuai harapan,” ujar Raden Ahmad Sunardi, Tenaga Pendamping Profesional Kapanewon Pengasih.
Memasuki bulan November, percepatan menjadi krusial mengingat sisa waktu efektif pelaksanaan kegiatan semakin terbatas.
Pihak pendamping desa mendorong pemerintah kalurahan untuk segera menuntaskan seluruh tahapan, mulai dari pelaksanaan di lapangan hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban.
Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif agar seluruh target pembangunan dapat tercapai secara efektif dan akuntabel sebelum tutup tahun anggaran 2026.
Penulis : Raden Ahmad Sunardi / Pendamping Lokal Desa (PLD) – Lokasi : (Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo)